CAR FREE DAY EVERY SATURDAY
Pemanasan global kini jadi ancaman serius bagi bumi dan
makhluk hidup. Di sisi lain, banyak juga yang menganggap pemanasan global hanya
mitos.
Dikutip dari Global Warming: A Very Short
Introduction (2004), panas berasal dari pancaran atau radiasi matahari.
Sebagian panas ini ditahan di bumi oleh gas-gas yang ada di
atmosfer. Atmosfer bumi terdiri dari sekitar 78 persen nitrogen, 21 persen
oksigen, dan 1 persen gas lainnya.
Sebagian gas-gas dalam 1 persen itu disebut gas rumah kaca.
Apa saja yang termasuk gas rumah kaca? Ada uap air, karbon dioksida, ozon,
metana, dan dinitrogen oksida. Gas rumah kaca di langit ini bekerja seperti
selimut. Mereka menjaga suhu bumi tidak terlalu dingin, sekitar 35 derajat
celsius. Tanpa gas ini, suhu di bumi bisa sangat dingin, mencapai -20 derajat
celsius.
Proses inilah yang memebedakan bumi dengan planet lainnya.
Planet lainnya tak punya "selimut" yang pas seperti bumi. Manusia,
hewan, dan tumbuhan, tak bisa bertahan hidup di planet-planet lain.
Penyebab Pemanasan Global
Penyebab pemanasan global secara langsung berkaitan dengan efek
rumah kaca. Jika gas-gas rumah kaca makin meningkat jumlahnya di atmosfer, maka
efek pemanasan global akan semakin signifikan. Sejak revolusi industri, gas-gas
rumah kaca seperti karbon dioksida, methana, dan gas berbahaya lainnya menjadi
semakin bertambah di atmosfer sehingga konsentrasinya makin meningkat akibat
ulah manusia.
Berikut ini dijabarkan secara lebih detail mengenai
penyebab-penyebab langsung maupun tidak langsung yang mengakibatkan pemanasan
global:
Bertambahnya gas-gas rumah kaca di atmosfer yang menyebabkan
terjadinya efek rumah kaca secara global; setiap penyebab bertambahnya efek
rumah kaca juga berkontribusi langsung terhadap pemanasan global seperti:
§
Energi; karena hampir sebagian besar pembangkit listrik di dunia
menggunakan minyak bumi dan batu bara, maka tentu saja aspek ini berpengaruh
sangat besar terhadap pemanasan global karena permintaan listrik sangatlah
tinggi dan makin meninggi setiap tahun yang pada saat ini, konstribusi terhadap
pemanasan global sekitar seperempatnya.
§
Transportasi; karena hampir seluruh sistem transportasi
menggunakan bahan bakar fosil, maka semakin banyak orang yang memakai kendaraan
pribadi akan berdampak pada peningkatan gas karbon dioksida di atmosfer yang
saat ini berkonstribusi sebesar 20% terhadap pemanasan global.
§


Untuk itu untuk mengurangi terjadinya global warming kami
warga upt sdn trajeng 2 kota pasuruan, berupaya mengadakan "CAR FREE DAY
EVERY SATURDAY at UPT SDN TRAJENG 2" Hari tanpa kendaraan bermotor setiap hari sabtu yang
bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan sebagai bentuk penerapan
dari pelajaran PLH tentang Polusi Udara yang disebabkan oleh kendaraan
bermotor. apalagi sekolah ini sudah menjadi sekolah Adiwiyata tingkat kota
pasuruan.
Dampak
Pemanasan Global
Pemanasan global
bukanlah teori belaka namun sudah terjadi dan dampaknya akan terus bertambah
buruk dari tahun ke tahun. Berikut ini dipaparkan dampak pemanasan global baik
secara langsung maupun tidak langsung secara lebih detail:
§
Mencairnya es; kenaikan temperatur dari tahun ke tahun menyebabkan
es di kutub mencair yang sangat berefek besar pada ekosistem.
§
Meningkatnya temperatur secara konstan; karena suhu makin memanas
setiap tahun, tentu saja ini menjadi berbahaya bagi makhluk hidup khususnya
kita, manusia.
§
Musim kemarau akan lebih panjang; pada sebagian besar wilayah di
dunia terutama di wilayah dua musim seperti Indonesia, musim kemarau akan
menjadi lebih panjang.
Tanpa
kita sadari Efek pemanasan Global sudah kita rasakan setiap hari, mulai dari
temperatur yang meningkat hingga kemarau yang berkepanjangan yang menyebabkan
kebakaran lahan yag terjadi dibeberapa pulau di indonesia, misalnya yang sering
terjadi di kalimantan. entah itu kebakaran yang diakibatkan oleh ulah manusia
ataupun akibat dari pemanasan global itu sendiri.
Kebakaran
hutan juga terjadi dipasuruan, misalnya terjadinya Kebakaran lahan yang terjadi
di lereng gunung arjuna dan yang terjadi di lereng gunung penanggungan.
Cara
Mengatasi Pemanasan Global
Agar dampak
pemanasan global tidak bertambah parah, kami keluarga besar upt sdn trajeng 2
berambisi mengurangi dampaknya secara tidak langsung dengan melakukan sesuatu
hal kecil dan sederhana. Beberapa cara mengatasi pemanasan global yang
sederhana ini adalah:
§
Mengurangi pemakaian energi listrik; dengan melakukan ini, kita
dapat mengurangi kebutuhan listrik di pembangkit listrik.
§
Mengurangi pemakaian plastik dan limbah yang tidak dapat didaur
ulang; agar kita tidak mencemari lautan, kita dapat mengganti kantong plastik
dengan shopping bag.
§
Mengurangi memakan daging sapi; memang hal ini sangatlah
sederhana, tapi hal ini dapat jauh menurunkan jejak karbon (carbon footprints)
kita.
§
Memakai kendaraan umum; beralih dari kendaraan pribadi ke
kendaraan umum dapat mengurangi jejak karbon dioksida yang kita hasilkan.
§
Menanam pohon; dengan melakukan ini, kita dapat mengurangi
kandungan karbon dioksida di atmosfer.
§
Mengingatkan orang lain mengenai bahaya pemanasan gloobal; hal ini
harus dilakukan karena masih banyak orang yang tidak sadar akan bahaya
pemanasan global.
Semoga
kita dapat merubah sebagian kecil kebiasaan yang menyebabkan pemanasan global (
global warming ), bukankah perubahan yang besar berasal dari perubahan kecil
yang kita lakukan. dan perubahan harus dimulai dari diri kita sendiri, keluarga
dan lingkungan.




Komentar
Posting Komentar